Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Showing posts with label MTGW. Show all posts
Showing posts with label MTGW. Show all posts

Tuesday, July 5, 2011

Jadilah Pribadi yang Diharapkan Kehadirannya


By: Mario Teguh

Sahabat saya yang baik hatinya,
adik-adik dan anak-anakku terkasih,

Jadilah pribadi yang dirindukan kehadirannya. 

Kehadiran Anda akan selalu dirindukan orang,
apabila Anda:
menggunakan nama yang baik, berbicara dengan bahasa yang indah,
dan berlaku dengan cara-cara yang ramah di hati orang lain.


Dan jika mungkin, jadikanlah kehadiran Anda sebagai pengindah waktu mereka.

Maka indahkanlah nama Anda, tutur kata, dan cara-cara Anda dalam membawa diri.

Sebutlah nama orang lain dengan nada yang penuh kebaikan, dan senangkanlah mereka dengan menyampaikan terima kasih, pujian, dan anjuran ramah yang membangun.

Pastikanlah mereka meninggalkan Anda dengan hati yang lebih bergembira daripada saat mereka datang menemui Anda.

………..

Sahabat saya yang baik hatinya,
yang sedang ditunggu ketegasannya untuk memutuskan yang baik, dan yang sedang dinantikan keikhlasannya untuk membarukan dirinya agar Anda berhak bagi kehidupan yang kualitasnya baru.

Jadilah pribadi yang karena kebaikan pekertinya, dirindukan oleh mereka yang merindukan kebaikan hidup.

Karena, setiap jiwa pasti merindukan kehadiran Anda yang membantu banyak orang menemukan kualitas-kualitas asli mereka, membangun kegembiraan dan rasa hormat kepada diri mereka sendiri, dan membantu memperjelas alasan dan tujuan perjalanan hidup mereka.

Masalah Itu Tidak Permanen

By: Mario Teguh

Ia hanya menjadi permanen bagi orang yang menganggapnya permanen.

Paku yang memantek seseorang ke papan gosok di mana dia berada sekarang adalah perasaan bahwa masalah-masalahnya saat ini adalah permanen, sedangkan keberhasilan dan kebahagiaannya hanyalah sementara.

………..

Kita tidak mungkin membebaskan diri dari masalah,
karena masalah adalah penghormatan kepada kita.

Tuhan Yang Maha Perkasa menjamin bahwa tidak ada orang yang akan dimasukkan ke dalam masalah yang tidak bisa diatasinya. Sehingga, masalah apa pun yang kita masuki, adalah masalah yang telah ditetapkan berada di bawah kemampuan kita.

Tetapi, masalah sekecil apa pun, akan menjadi penghambat kemajuan dan bahkan menjadi pengerdil masa depan, bagi orang yang memilih untuk tidak menghormati dirinya sendiri, dan tidak mempercayai jaminan Tuhan.

Ambillah seburuk-buruknya keadaan, kemudian taruhlah pribadi dengan hati yang bening, pikiran yang bersih, dan perilaku yang indah – kedalam masalah itu. Dan Anda akan segera melihat keadaan yang tadinya dikeluhkan orang itu – menjadi keadaan yang memuliakan banyak orang.

Ambillah sebaik-baiknya keadaan, kemudian taruhlah pribadi dengan hati yang pengeluh, pikiran yang tidak malu diperhatikan Tuhan, dan perilaku yang penuh ketidak-jujuran. Dan Anda akan segera melihat keadaan yang tadinya didiamkan orang banyak – menjadi keadaan yang sudah disentuh ujung api neraka.

...........


Sahabat saya yang baik hatinya,

Bukan kurangnya kemampuan yang melemahkan kehidupan,
tetapi tidak cukupnya kesungguhan untuk menggunakan kemampuan yang ada.

Bukan tidak adanya modal yang menghalangi pengembangan kehidupan, tetapi kurangnya penghormatan kepada diri sendiri sebagai modal utama pembaru kehidupan.

Pribadi yang lemah, dipermak oleh lingkungan.
Pribadi yang kuat, merancang lingkungan.

Bukan lingkungannya, pribadinya!

Bukan orang lain, Anda!
Semua masalah Anda itu sementara, jiwa Anda yang mulia itulah yang akan hidup permanen, yang berhak merajai kehidupan dunia dan kehidupan sesudah ini.

Anda adalah jiwa kecintaan Tuhan.

Anda sadari atau tidak, Anda kecintaan Tuhan.

Maka bersikaplah, berpikirlah, dan berlakulah yang pantas bagi jiwa yang dicintai Tuhan.

Anda adalah jiwa yang sangat dicintai Tuhan.

………..

Monday, July 4, 2011

The Best Marriage


By: Mario Teguh

Translated By: Admin


Michel de Montaigne, a famous writer from France in 16th century, once said:

A good marriage is a marriage between a blind wife and a deaf husband

This kind of critical observation still effective until today,  5 century after it was stated by Montaigne, that
A good wife, she actually sees the inferior and the weaknesses of her husband, but she never reduces her love and honor for the efforts and good attempts established by her husband.
A good husband, he actually hears the complaints and criticism of his wife, but he tend to ignore the complaints and tend to calming his wife rather than add some fire to her hot stove, because a good husband knows what is the goal obviously hoped by his wife.
Hence, if a husband and wife have a mutual trust, that nothing wanted by both of them but the goodness of their relationship, that nothing wanted by both of them but the happiness of their family. I believe, this kind of relationship

Marriage is the strongest basic institution construct by God in order to conserve the natural view created by Him. ^ ^

Mario Teguh, the Indonesia’s most-expensive motivator

 
"You are the strongest when relaxed and at peace"
Mario Teguh

Mario Teguh was born and raised in Makassar, March 5, 1956. He is a motivator and a consultant from Indonesia. His real name is Sis Maryono Teguh, but his TV name is Mario Teguh. He accomplished his Bachelor of Education at IKIP Malang. Mario Teguh had ever worked for City Bank before establishing Business Effectiveness Consultant Mario Teguh Super Club (MTSC). Now, he is a main speaker at Mario Teguh Golden Ways, and now he is the motivator with the highest income in Indonesia.

Achievements

His name start booming and known widely by people when he became a host of Mario Teguh Golden Ways TV show at Metro TV. Then, followed by the similar TV show named after Business Art at O’Channel. At the same time, Mario Teguh has been known widely by people in Indonesia and overseas, and known as one of the greatest and the most-expensive motivator in Indonesia.

Education 
* New Trier West High (similar to Senior High School) in Chicago, USA, 1975
* Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Malang (Bachelor) for Linguistics and  English as education
* Sophia University for Business Interaction, Tokyo, Japan
* Indiana University, USA, 1983

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Blogger Templates